Background MobileBackground Desktop

Perayaan Hari Raya Pentakosta: Momen Turunnya Roh Kudus yang Menguatkan Iman Umat

Oleh Edelways

13 Juni 2026

Perayaan Hari Raya Pentakosta: Momen Turunnya Roh Kudus yang Menguatkan Iman Umat

Surabaya – Perayaan Ekaristi Hari Raya Pentakosta pada Minggu, 24 Mei 2026, menandai puncak dari rangkaian Novena Roh Kudus yang telah dijalani umat selama sembilan hari. Perayaan ini menjadi peringatan turunnya Roh Kudus yang memperbarui dan menguatkan kehidupan Gereja.


Perayaan Ekaristi yang dipimpin RD. Dominicus Mardiyatto Rudi Septiyadi berlangsung khitmad. Umat yang hadir mengikuti Misa dengan tertib dan sukacita. Madah Pentakosta yang dinyanyikan sebelum bacaan Injil, menjadi pembeda dengan Misa hari minggu biasa.


Dalam homilinya, Romo Domi menyampaikan bahwa bacaan-bacaan liturgi pada hari Pentakosta menekankan peran Roh Kudus sebagai sumber kekuatan, keberanian, dan persatuan. Diceritakan pula bahwa para murid Yesus sebelumnya mengalami ketakutan setelah kenaikan Yesus ke surga, sehingga mereka berkumpul secara tersembunyi. Namun, janji akan kehadiran Roh Kudus menjadi titik perubahan yang membawa mereka keluar dari ketakutan menuju keberanian untuk bersaksi.


Peristiwa turunnya Roh Kudus dipahami sebagai awal mula terbentuknya Gereja, ketika para murid mulai bersatu dan mewartakan kabar sukacita. Dalam konteks kehidupan umat saat ini, peristiwa itu menjadi pengingat bahwa setiap individu memiliki karunia dan bakat yang berbeda, namun semuanya dipersatukan oleh Roh Kudus untuk membangun kehidupan bersama.


Perayaan Hari Raya Pentakosta ini tidak hanya menjadi penutup dari rangkaian doa novena, tetapi juga menjadi momentum bagi umat untuk terus menghidupi nilai-nilai persatuan, semangat, dan pelayanan dalam kehidupan sehari-hari.


Penulis: Edelways

Editor: Petrus Riski